Wajahsiberindoesia.com, BATAM – PLN Batam memperkuat perannya dalam mendukung transformasi digital nasional melalui penandatanganan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) dengan PT Altiva Identity Datacenter. Kerja sama penyediaan listrik sebesar 2 x 345 MVA tersebut menjadi salah satu proyek strategis yang akan mempercepat pembangunan kawasan data center di Nongsa.
Pasokan listrik dari PLN Batam dijadwalkan mulai mengalir secara bertahap pada 2027. Infrastruktur energi tersebut dipersiapkan untuk mendukung kawasan data center Altiva yang akan dikembangkan di lahan sekitar 11 hektare dan diperluas hingga lebih dari 30 hektare.
Menurut Wali Kota Batam Amsakar Achmad, masuknya investasi Altiva semakin mengukuhkan Batam sebagai kawasan yang memiliki prospek besar dalam industri digital. Pemerintah bersama BP Batam berkomitmen memberikan kemudahan investasi melalui percepatan layanan perizinan dan koordinasi lintas instansi.
Direktur Utama PLN Batam menyampaikan bahwa perusahaan terus melakukan penguatan sistem transmisi dan distribusi listrik agar mampu memenuhi kebutuhan investor berskala besar. Keandalan pasokan energi menjadi salah satu keunggulan Batam dalam menarik investasi data center.
Direktur PT Altiva Identity Datacenter, Edi Haryanto, mengapresiasi dukungan BP Batam dan PLN Batam yang dinilai menjadi faktor penting dalam keberhasilan proyek tersebut. Ia optimistis kolaborasi ini akan mempercepat lahirnya Batam sebagai pusat infrastruktur digital yang mampu bersaing di tingkat Asia Tenggara.
Melalui sinergi antara pemerintah, BP Batam, PLN Batam, dan sektor swasta, Batam diproyeksikan menjadi salah satu episentrum ekonomi digital baru di Indonesia dengan dukungan infrastruktur energi yang semakin andal dan berkelanjutan.

